Rabu, 16 Oktober 2019

Ekonomi

https://www.termasmedia.com/aplikasi/microsoft-office/office-word/879-menghapus-serentak-semua-gambar-dari-dokumen-word.html


https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-mikro/


https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pengertian-ekonomi-mikro.html

https://kutukuliah.blogspot.com/2012/09/struktur-penulisan-makalah.html?m=1

https://khilmibachtiarcatatan.wordpress.com/tag/komponen-ekonomi-mikro/

Senin, 07 Oktober 2019

BASIS DATA DAN BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER

 BASIS DATA DAN BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER


1. BASIS DATA

A. Pengertian basis data

"basis data terdirai dari kata basis dan juga data. basis bis di artikan sebagai markas atau gudang. sedangkan data merupakan catatan atau kumpulanfakta dunia nyata yang mewakili objek seperti manusia, barang, hewan, konsep, peristiwa, dan sebagainy yang di wujudkan dalam bentuk huruf, gambar, angka, simbol, teks, bunyi, atau ombinasi lainnya".

B. Fungsi dan tujuan basis data

 Fungsi basis data cukup banyak dan cukupanya luas dalam mendukung keberadaan lembaga ataupun organisasi diantaranya yaitu :
- ketersediaan (availability)
    menyediakan data penting saat sedang di perlukan
- mudah dan cepat (speed)
    pengguna bisa dengan cepat mengakses saat sedang membutuhkan
- kelengkapan (completeness)
    menyimpan data dengan lengkap dan bisa melayani semua keperluan penggunanya
- keakuratan (accuracy)
   tidak terjadinya kesalahan dalam mengakses, semua di kerjakan dengan tepat dan akurat
- keamanan (security)
- storage efficiency
   perorganisasian data di lakukan dengan tujuan untuk menghindari duplikasi data yang              berpengaruh pada bertambahnya ruang penyimpanan dari basis data itu sendiri

C. Komponen sistem basis data

  berikut ini adalah komponen basis data yaitu :
- perangkat keras
- sistem operasi
- basis data
- data base management sistem atau DBMS
- pemakai (user)
- aplikasi atau perangkat lain

 2. BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER

Pemrograman komputer adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program/Aplikasi komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk menjalankan suatu program yang dapat melakukan suatu perintah atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan si pemrogram (programmer). Untuk dapat melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma pemogramman, logika, bahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.
Bahasa pemrograman itu sendiri ada banyak jenis atau macamnya, dan setidaknya ada 3 tingkatan bahasa pemrograman yang dikenal yaitu :

A. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

Bahasa pemrograman tingkat rendah, merupakan bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa pemrogramana generasi pertama ini merupakan bahasa pemrograman yang sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin, dan hanya dimengerti oleh pembuatnya saja karena programnya berupa kode kode mesin. Bahasa pemrograman level rendah  ini pertama kali muncul atau digunakan mulai sekitar tahun 1945. Ketika itu untuk membuat dan menjalankan suatu program dibutuhkan waktu yang lama dan itu pun sering dijumpai kesalahan-kesalahan. Program sangat sulit dibaca dan dibaca, sehingga pada saat itu sangat sedikit orang yang tertarik untuk menjadi programmer.

 B. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah

Bahasa pemrograman tingkat menengah, yang merupakan bahasa pemrograman generasi ke dua. Dalam bahasa ini seorang programmer sudah mulai bisa menggunakan bahasa sehari-hari, walaupun masih banyak susah dimengerti juga. Banyak perintah-perintah yang menggunakan inisial atau singkatan-singkatan seperti “MOV” yang berarti  “MOVE” (pindah), “STO” yang berarti (STORE) dan lain-lain. Bahasa pemrograman yang tergolong dalam midle level ini adalah assembler.

C. Bahasa pemrograman tingkat tinggi

Bahasa pemrograman tingkat tinggi, merupakan bahasa pemrograman generasi ke tiga dan selanjutnya. Ciri-cirinya yaitu bahasa pemrograman ini sudah terstruktur dengan baik, mudah dimengerti karena sudah menggunakan bahasa sehari-hari (–bahasa inggris tapi ya–), Bahasa pemrograman inilah bahasa pemrograman yang sekarang ini kita kenal, seperti C, C++, JAVA, PHP, Visual Basic, Pascal, ORACLE, MS-SQL, Python, XML dan lain-lain sebagainya. Sudah begitu beragam dan bermacam-macam jenis sesuai karakter struktur dan kegunaannya.


Selasa, 01 Oktober 2019

MANGROVE (Hutan Bakau)

                                                                 



                                                                      MANGROVE

Hutan mangrove sering disebut hutan payau atau populer dengan sebutan hutan bakau. Disebut hutan payau, karena hutan ini tumbuh di atas substrat (media tumbuh) yang digenangi campuran air laut dan juga air tawar.  Perpaduan keduanya menjadikan air di daerah tersebut menjadi payau.  Disebut hutan bakau, karena orang sering mengenali dengan keberadaan spesies bakau (Rhizopora sp) yang lebih banyak di dapatkan di imdonesia.


Hutan mangrove tumbuh di sepanjang pesisir pantai, muara sungai, bahkan ada yang tumbuh di rawa gambut. Komunitas dan pertumbuhan hutan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor alam, misalnya tipe tanah, dan pasang surut, serta hempasan gelombang laut.

Tanah berlumpur sangat baik sebagai media tumbuh sebagian besar jenis-spesies mangrove di Indonesia.  Rhizopora mucronata dan Avicennia marina merupakan dua contoh spesies yang berkembang dengan baik pada tipe tanah tersebut.  Sementara itu, spesies seperti Rhizopora stylosa tumbuh baik pada media tanah berpasir.  Spesies mangrove juga dupat tumbuh pada media pantai berbatu seperti misalnya R. stylosa dan Sonneratia alba.

JENIS JENIS MANGROVE

Vegetasi Mangrove Terdiri Dari Mangrove Sejati Dan Mangrove Ikutan :

~Mangrove sejati
 adalah kelompok tumbuhan yang hanya dapat hidup di lingkungan yang masih dipengaruhi pasang surut air laut (pantai dan muara sungai) yang substrat dasarnya berupa lumpur endapan (aluvial).

  Contoh :
1. Acanthus ebracteatus Vahl
2. Acanthus ilicifolius L.
3. Acrostichum aureum Linn.
4. Acrostichum speciosum Willd.
5. Aegialitis annulata R.Br.




 ~Mangrove ikutan
 Adalah kelompok tumbuhan yang berasosiasi dengan mangrove sejati.
Mangrove ikutan tidak memiliki bentuk adaptasi khusus karena bukan merupakan tumbuhan khas ekosistem mangrove namun memiliki toleransi yang tinggi umtuk dapat hidup pada kondisi lingkungan ekosistem mangrove.

 Contoh :
1. Barringtonia asiatica (L.) Kurz
2. Calophyllum inophyllum L.
3. Calotropis gigantea L. Dryander
4. Cerbera manghas L.
5. Clerodendrum inerme Gaertn




FUNGSI DAN MANFAAT HUTAN MANGROVE (Hutan Bakau)

 Hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi ekosistem hutan, air dan alam sekitarnya. Fungsi atau manfaat hutan bakau dapat ditinjau dari sisi fisik, biologi, maupun ekonomi.

Manfaat Dan Fungsi Hutan Mangrove Secara Fisik Antara Lain:

- Penahan abrasi pantai.
- Penahan intrusi (peresapan) air laut ke   daratan.
- Penahan badai dan angin yang bermuatan garam.
- Menurunkan kandungan karbondioksida (CO2) di udara (pencemaran udara).
- Penambat bahan-bahan pencemar (racun) diperairan pantai.

Manfaat Dan Fungsi Hutan Bakau Secara Biologi Antara Lain :

-Tempat hidup biota laut, baik untuk berlindung, mencari makan, pemijahan maupun pengasuhan.
- Sumber makanan bagi spesies-spesies yang ada di sekitarnya.
- Tempat hidup berbagai satwa lain semisal kera, buaya, dan burung.

Manfaat Dan Fungsi Hutan Bakau Secara Ekonomi Antara Lain :

- Tempat rekreasi dan pariwisata.
   Sumber bahan kayu untuk bangunan dan kayu bakar.
- Penghasil bahan pangan seperti ikan, udang, kepiting, dan lainnya.
- Bahan penghasil obat-obatan seperti daun Bruguiera sexangula yang dapat digunakan sebagai obat        penghambat tumor.
- Sumber mata pencarian masyarakat sekitar seperti dengan menjadi nelayan penangkap ikan dan petani    tambak.
Hutan Mangrove
- Kondisi Hutan Bakau Indonesia. Melihat definisi, pengertian, ciri-ciri, fungsi dan manfaat hutan bakau    tersebut kita seharusnya bisa berbangga diri menjadi negara dengan luas kawasan hutan mangrove terluas di   dunia.

CONTOH DAERAH YANG MEMANFAATAN  MANGROVE SEBAGAI OBJEK WISATA

   Bila ditata dengan baik, hutan mangrove juga memiliki keunikan dan menawarkan pemandangan yang indah sehingga layak dijadikan tujuan wisata, seperti hutan mangrove Gonenggati

HUTAN MANGROVE GONENGGATI, yang terletak di Kabupaten Donggala, adalah hutan mangrove yang telah dikembangkan menjadi objek wisata. Wisata hutan mangrove Gonenggati tak hanya menjadi ruang terbuka hijau bagi kota donggala. meski terbilang baru namun tempat wisata alam di kawasan kelurahan kabonga besar, kecamatan banawa ini sudah menjadi pilihan warga untuk melepas lelah setelah sepekan sibuk bekerja.

 Spot wisata hutan mangrove gonenggati ini memang sangat menarik dan tentusaja fotogenic. tempat ini sudah menjadi salah satu destinasi bagi wisatawan domestik. sesuai dengan namanya, hutan mangrove, maka kawasan ini di penuhi dengan tajuk mangrove mulai dari yang masih pendek hingga yang lumayan tinnggi.
 Berhubung kawasan hutan manggrove gonenggati ini di kelola oleh kelompok wisata maka pengunjung harus membeli tiket masuk. pengunjung cukup membayar Rp 5.000 per orang. Murahkan, makanya ayo berwisata ke hutan mangrove gonenggati sabil belajar.

"THANKS GUYS SEE YOU"

alkibachtiar